YPP NL. Tim KKN Tematik IDBU-12 Universitas Diponegoro melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Program yang berlangsung 2 Juli hingga 10 Agustus 2026 ini melibatkan 29 mahasiswa yang terbagi dalam tiga kelompok kerja. Mengangkat tema literasi dan smart village, kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan serta mengoptimalkan potensi lokal Desa Tawangsari secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengusung dua program multidisiplin utama, yaitu revitalisasi fasilitas perpustakaan serta pemberdayaan masyarakat berbasis desa cerdas. Pada sektor pendidikan dan fasilitas publik, Kelompok 1 melakukan revitalisasi perpustakaan di SDN 2 Tawangsari, Kelompok 2 di MIM Tawangsari, dan Kelompok 3 memfokuskan perbaikan sarana literasi di Polindes Tawangsari.
Sedangkan pada pilar pemberdayaan masyarakat, mahasiswa menghadirkan pojok baca di area UMKM dan Sriekandi Patra, memberikan pembinaan bagi kelompok PKK, serta mendampingi pelaku usaha di UMKM UPPKA Melati. Sebagai luaran kegiatan, mahasiswa juga memproduksi video profil desa dan dokumentasi program. Di luar agenda inti, para mahasiswa aktif berpartisipasi dalam aktivitas sosial, seperti kerja bakti, penguatan kegiatan balai desa, serta pendampingan pembelajaran dan mengajar mengaji bagi anak-anak di TPA setempat.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dan masyarakat Desa Tawangsari, berbagai program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik. Dukungan serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam pelaksanaan setiap kegiatan, sehingga diharapkan hasil program-program tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengembangan literasi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tawangsari. (3/8/26, Putri W, UNDIP)
Undip Terjunkan KKN Tematik Smart Village Literacy
YPP NL. Tim KKN Tematik IDBU-12 Universitas Diponegoro melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Program yang berlangsung 2 Juli hingga 10 Agustus 2026 ini melibatkan 29 mahasiswa yang terbagi dalam tiga kelompok kerja. Mengangkat tema literasi dan smart village, kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan serta mengoptimalkan potensi lokal Desa Tawangsari secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengusung dua program multidisiplin utama, yaitu revitalisasi fasilitas perpustakaan serta pemberdayaan masyarakat berbasis desa cerdas. Pada sektor pendidikan dan fasilitas publik, Kelompok 1 melakukan revitalisasi perpustakaan di SDN 2 Tawangsari, Kelompok 2 di MIM Tawangsari, dan Kelompok 3 memfokuskan perbaikan sarana literasi di Polindes Tawangsari.
Sedangkan pada pilar pemberdayaan masyarakat, mahasiswa menghadirkan pojok baca di area UMKM dan Sriekandi Patra, memberikan pembinaan bagi kelompok PKK, serta mendampingi pelaku usaha di UMKM UPPKA Melati. Sebagai luaran kegiatan, mahasiswa juga memproduksi video profil desa dan dokumentasi program. Di luar agenda inti, para mahasiswa aktif berpartisipasi dalam aktivitas sosial, seperti kerja bakti, penguatan kegiatan balai desa, serta pendampingan pembelajaran dan mengajar mengaji bagi anak-anak di TPA setempat.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dan masyarakat Desa Tawangsari, berbagai program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik. Dukungan serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam pelaksanaan setiap kegiatan, sehingga diharapkan hasil program-program tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengembangan literasi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tawangsari. (3/8/26, Putri W, UNDIP)