Skip to main content

YPP Nurullatif

 

YPPNL – KKN UNS Kelompok 39 mengenalkan batik sebagai warisan budaya melalui sosialisasi dan media poster edukatif kepada siswa Sekolah Dasar Desa Tawangsari. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang berjudul “Kenali Batik Budayaku: Pengenalan Ragam Batik sebagai Warisan Budaya melalui Sosialisasi dan Media Poster Edukatif”.

Kegiatan ini digelar Rabu, 5 Agustus 2026 melibatkan siswa kelas 4-6 SD Negeri 2 Tawangsari 28 siswa dan SD Negeri Ngemplak 21 siswa. Pada kesempatan ini, tim mahasiswa KKN 39 memaparkan pemahaman dasar terkait sejarah, jenis, teknik, dan proses pembuatan batik. Melalui penyampaian yang sederhana, diharapkan siswa sekolah dasar di Tawangsari dapat memahami dan mengenal batik tidak hanya dipandang sebagai kain atau pakaian bermotif semata, tetapi juga merupakan bagian dari budaya Indonesia yang mempunyai nilai sejarah dan proses pembuatan yang panjang.

Untuk memperluas wawasan tentang batik, tim KKN 39 UNS turut memperkenalkan Workshop Sriekandi Patra sebagai salah satu sentra budaya lokal di Desa Tawangsari. Workshop ini mewadahi masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas untuk berkarya melalui batik. Pengenalan potensi budaya lokal ini bertujuan untuk mengenalkan siswa SD Tawangsari terkait potensi daerahnya dan sebagai upaya pelestarian batik yang dapat dipelajari secara langsung, tidak hanya melalui pembelajaran di sekolah.

Sebagai sarana penunjang, tim KKN 39 UNS memilih media poster sebagai sarana edukasi yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga sekolah. Media poster ini berisi pengenalan batik, ragam batik, teknik pembuatan, dan informasi terkait Workshop Sriekandi Patra.

Humam, penanggung jawab, program menjelaskan program ini bertujuan menanamkan pemahaman pentingnya mengenali dan menghargai budaya sejak dini. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendekatkan siswa tentang budaya batik dan potensi budaya yang ada di lingkungan Desa Tawangsari. (Tim KKN UNS)